First of all.. maybe i can tell you guys a little history about classic chair and for explaining it, i prefer use my indonesian.. sorry to dissapointing. Okay, here go..
Era tahun 1970 kursi klasik sangat diminati masyarakat karena konon jenis kursi yang satu ini identik dengan kalangan atas. Jika dilihat dari sejarah, hal ini mungkin saja terjadi mengingat kursi klasik sangat lazim di kerajaan-kerajaan yang ada di seluruh dunia.
Sampai sekarang pun, kursi klasik tetap memiliki tempat di hati masyarakat mengingat makin banyaknya perajin furnitur asal jepara yang menawarkan kursi, lemari, bufet, hingga tempat tidur dengan desain klasik yang menawan.
Tapi biasanya kursi klasik versi Jepara ini sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga cocok juga ditempatkan di rumah-rumah tropis dengan luas yang tidak terlalu besar. Contoh kursi gaya Regency versi Jepara yang mengadopsi ekspresi Regency dengan gaya Perancis yang muncul pada tahun 1810-1837 dan sempat muncul kembali pada masa transisi periode Barok sampai pada periode Rokoko.
Nah, agar tak salah pilih... berikut ini ada beberapa tips memilih kursi klasik, antara lain :
1. Pilihlah gaya furnitur yang sesuai dengan gaya arsitektur bangunan rumah
2. Selaraskan pula kursi klasik pilihan anda dengan gaya interior yang ada di rumah
3. Perhatikan secara cermat, apakah pada kursi klasik pilihan anda terdapat cacat atau retak pada bagian ukirannya. Jika cacat tersebut mengganggu tampilan kursi atau mempengaruhi kekokohan konstruksi kursi, sebaiknya alihkan pilihan pada kursi lainnya.
4. Sebaiknya pilih kursi klasik yang berkualitas tinggi. Umumnya terbuat dari kayu jati yang sudah tua.
5. Jika penjual mengatakan kursi klasik idaman anda tergolong antik, tanyakan keasliannya(benar-benar asli atau cuman replikanya). Tanyakan pula secara detil tahun pembuatannya.
Last but not least, appropriate with your budget of course !!

No comments:
Post a Comment